PRONCERITY

Ukir dan kemudian akan bertahan sedikit lebih lama.

Ilmu letaknya di hati. Tapi tulisan dibuat untuk mengikatnya. Maka menulis menjadi sebuah media yang baik untuk menyimpan pengalaman dan pelajaran yang pernah didapat. Tulisan akan membuat penulisnya kembali dalam waktu-waktu dulu, sekedar untuk melakukan review atau melunakan hati agar tidak menjadi batu. Tulisan akan membuatnya mudah untuk kembali ke janji yang telah lalu.

Ukir dan kemudian akan bertahan sedikit lebih lama.

Jika pagi beriman, siang lupa lagi, sore beriman, malam amnesia, selayaknya kembali atas sesuatu yang berusaha ditanamnya sebelum semua hancur berantakan. Menghenyakan badan di tempat duduk dan menenggelamkan pikiran di rangkaian tulisan hingan mengantuk. Sisanya biar rangkaian ini yang membawa ke hari yang dini, dimana mungkin saat lalu, ada janji-janji untuk memperbaiki diri.

Ukir dan kemudian akan bertahan sedikit lebih lama.

Bertahan sedikit lebih lama bukanlah abadi. Namun selain Al-Quran dan sunnah, seharusnya tulisan ini bisa memperingati. Ada pelajaran yang harus dipahami, ada ingatan-ingatan yang harus diulas kembali. Agar iman makin kuat untuk kemudian taat. Agar selalu mengingat pada Dia Yang Maha Kuat. Sisanya berjalanlah lagi, shalat dan sabar, berproses dan berusaha ikhlas. Itulah Proncerity. The Process and The Sincerity.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s